ilmu hubungan internasional disiplin dan metodologi

Posted on

Mengapa Mempelajari hubungan internasional ? apa yang mendorong kita mempelajari sistem , proses ,perilaku atau fenomena lain yang bersifat internasional , selain itu kita mempelajari bidang studi hubungan internasional juga karena kita yakin bahwa sebagai pengetahuan ia bermanfaat , bidang ini punya sesuatu yang bisa disumbangkan pada pengetahuan akademik maupun pada upaya perbaikan kehidupan manusia, sebagai pengkaji ilmu sosial , kita semua menyadari betapa penting segi hubungan antarmanusia yang melintasi batas negara ini . hubungan ini melibatkan masalah-masalah yang disamping kompleks juga memiliki potensi yang bisa mencelakakan . secara lebih spesifik studi hubungan internasional bisa dipilah kedalam dua belas kelompok pertanyaan fundamental yang di ajukan oleh KARL DEUSTCH berikut ini :

  1. bangsa dan dunia : bagaimana dan dalam bentuk apa hubungan antara suatu bangsa dengan bangsa-bangsa lain di sekitarnya dilakukan , kapan bagaimana dan berapa cepat suatu bangsa dan suatu negara muncul dan tenggelam
  2. proses Transnasional dan interdepensi internasional : sejauh mana pemerintah dan rakyat dari suatu negara bisa menentukan masa depanya sendiri dengan kata lain berapa besar kemungkinanya untuk bersikap independen dari bangsa lain , sebaliknya sejauh mana tindakanya tergantung pada kondisi dan kejadian di luar batas wilayah nasionalnya .
  3. perang dan damai : apa yang menetukan terjadinya perang dan perdamaian di antara bangsa bangsa kapan bagaimana dan mengapa perang pecah , berlangsung dan berhenti , bagaimana proses perang itu berlangsung di masa lalu ,
  4. kekuatan dan kelemahan : bagaimana sifat kekuatan atau kelemahan suatu pemeintah atau suatu bangsa dalam politik internasional apa sumber sumber dan syarat bagi tumbuhanya kekuatan itu , apa batas kekuatan itu kapan bagaimana dan mengapa kekuatan berubah
  5. politik internasional dan masyarakat internasional : apa yang bersifat politik dalam hubungan internasional dan apa yang tidak bagaimana hubungan antara politik internasional dengan kehidupan masyarakat bangsa
  6. kependudukan versus pangan , sumber daya alam dan lingkungan : apakah jumlah penduduk dunia tumbuh lebih cepat daripada penyediaan bahan makan , enerji dan sumber daya alam lainya , dan lebih cepat dari pada daya dukung lingkungan dalam arti udara dan air yang bersih dan lingkungan alam tanpa polusi  , apakah kelalaian dalam bidang ini bisa menimbulkan ancaman terhadap keamanaan nasional
  7. kemakmuran dan kemiskinan :  berapa besar ketimpangan distributor kekayaan dan penghasilan di antara bangsa bangsa di dunia , berapa besar ketimpangan dalam hal hal yang berkaitan dengan itu , misalnya harapan hidup dan pendidikan .
  8. kebebasan dan penindasan : seberapa jauh kepedulian bangsa bangsa tentang kebebasan mereka dari suatu bangsa dan negara lain , dan berapa jauh mereka memperdulikan kebebasan didalam suatu bangsa atau negara mereka sendiri , apa yang mungkin mereka lakukan demi perbaikan masalah kebebasan itu ?
  9. persepsi dan ilusi  : bagaimana para pemimpin dan warga suatu negara memandang bangsa mereka sendiri , dan bagaimana mereka memandang bangsa lain dan perilaku mereka , berapa kadar menyatakan suatu khayalan dalam persepsi ini , kapan persepsi itu bersifat realistik atau ilusi ,
  10. aktivitas dan apati : lapisan dan kelompok mana dalam masyarakat yang berminat aktif terhadap politik , lapisan dan kelompok mana yang berminat aktif terhadap masalah internasional , kondisi apa yang cenderung memperbesar dan memperkecil proporsi partisipan aktif ? kondisi apa yang membuat kelompok tersebut dengan kelompok lain
  11. Revolusi dan Stabilitas : dalam kondisi apa kemungkinan suatu pemerintah digulingkan ? kapan dalam kondisi apa dan seberapa besar kemungkinan seluruh elite penguasa dan kelas kelas dominan kehilangan semua atau sebagian kekuasaan dan posisinya
  12. identitas dan transformasi : dengan berlangsungya semua perubahan itu bagaimana mereka indivindu kelompok dan bangsa mempertahankan identitas mereka .

makna teori 

Kata Teori berasal dari bahasa yunani yang artinya “melihat” atau “memperhatikan” dari pengertian ini bisa dikatakan secara gampang bahwa teori adalah suatu pandangan atau persepsi tentang apa yang terjadi , jadi berteori adalah pekerjaan penonton yaitu perkerjaan yang mendeskripsikan apa yang terjadi menjelaskan mengapa itu terjadi dan mungkin juga meramalkan kemungkinan berulangnya kejadian di masa depan . namun dalam kehidupan sehari-hari timbul perbedaan pengertian tentang arti teori itu , bahkan selama ini  terdapat kekacauan dan kerangcuan dalam menggunakan kata teori 

ung

berbagai tipe teori 

perlu kita ketahui bahwa tidak semua proposisi yang disebut teori dalam ilmu sosial bisa memenuhi definisi di atas , kadar teoritik dalam banyak proposisi teoritik itu bervariasi , karena kita perlu mengetahu berbagai versi . teori bisa di klarifikasikan berdasar ruang lingkup yaitu teori , mikro dan teori makro , berdasarkan jangkauan dan tingkatnya atau berdasarkan struktur internalnya dalam bagian ini hendak diuraikan tipe tipe teori berdasarkan tingkatnya dalam bagian berikut klarifikasi berdasar struktur internalnya , dan bagian akhir bab ini akan dibahas klarifikasi berdasar jangkauan ,

x
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.