Pentingnya Pendidikan Akidah dan Al-Qur’an dari Sekolah Dasar

Posted on

Dalam membentuk karakter dan kepribadian anak, agar kelak mereka memiliki akhlak yang mulia tentunya perlu peran institusi atau lembaga pendidikan. Seperti sekolah, madrasah, masjid hingga TPA untuk mengajarkan pendidikan akidah, pendidikan ibadah, dan pendidikan akhlak.

Pengenalan tauhid dan akidah pada anak usia sekolah, dapat bermanfaat dan memudahkan anak mempelajari nilai-nilai keislaman.
Sehubungan dengan hal itu, Plt. Bupati Tegal, Umi Azizah, sangat mengapresiasi adanya pemahaman tauhid dan akidah pada anak usia sekolah.
Perlu kita ketahui bersama, bahwa salah satu pendidikan yang paling penting ditanamkan pada anak adalah pendidikan agama. “Pendidikan agama berperan penting membentuk karaktek dan kepribadian anak yang baik,” papar, Umi saat membuka acara launching pembelajaran Risalah Awwal, di SMP Negeri 1 Slawi.
Oleh karenanya, pendidikan Agama Islam sebaiknya ditanamkan dan diajarkan pada anak sejak usia dini, terutama melalui peran guru dan orang tua untuk mengajarkan dan menanamkan moral serta akhlak yang baik.
Menurut Umi, peran orang tua dan guru sebagai wali orang tua di sekolah memiliki peran sangat penting. “Baik dan buruknya perilaku anak dapat ditentukan dari bagaimana cara orang tua mengajarkan nilai-nilai keislaman,” terangnya, Jumat (31/8).
Pendidikan akidah merupakan pendidikan yang sangat penting dan mendasar yang harus ditanamkan pada anak. Meliputi, pengenalan ketauhidan, keyakinan, dan keimanan akan ke-esa-an Allah SWT serta keteladanan kepada Nabi Muhammad SAW.
Begitu pun dengan pendidikan akhlak, yang akan menentukan cara anak berperilaku dan bersikap dalam relasi kehidupan sosialnya. Melalui pendidikan akhlak pula, akan terbentuk kesantunan dan kesalehan individu.
“Orang tua dan para pendidik harus menanamkan keyakinan dan keimanan,” tegasnya.
Salah satu pendekatan pembelajaran ketauhidan ini adalah dengan metode membaca kitab Risalah Awwal.
Risalah Awwal telah teruji dan menjadi cara yang efektif untuk mengenalkan sifat-sifat wajib mustahil dan jaiz Allah.
Terkait hal itu, lembaga pendidikan sekolah adalah lembaga pendidikan yang berperan membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan untuk mengembangkan potensi anak.
Hadir langsung, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Retno Suprobowati, yang sangat bangga menghadiri acara tersebut. Retno, menyebutkan peluncuran ini merupakan inovasi untuk membentengi anak-anak pada usia sekolah. “Sehingga menjadikan anak agamis, meski seiringnya perkembangan teknologi,” ujarnya.
Retno berharap dengan adanya pembacaan Risalah Awwal pada setiap sekolah tingkat SD dan SMP di Kabupaten Tegal ini, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena di dalam ajaran tersebut, mengandung makna yang bisa menguatkan nilai-nilai keislaman anak-anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published.