sejarah pendidikan islam

Posted on

Sejarah Pendidikan Islam

Metode yang digunakan untuk mempelajari dunia Islam mirip dengan apa yang digunakan saat ini di sekolah-sekolah Islam tradisional yang disebut madrasah. Namun, tidak seperti di universitas modern di mana siswa bekerja sesuai dengan tingkat kinerja akademik mereka, para sarjana Muslim awal menilai siswa mereka berdasarkan tingkat pemahaman ayat-ayat Al-Qur’an atau kumpulan Hadits. Siswa akan memulai studi mereka pada usia dini dengan kecepatan lesu sebelum lulus ke tingkat yang lebih dalam setelah mereka menguasai materi pelajaran mereka dengan cukup baik. Mereka kemudian akan diberikan diploma dari universitas mereka yang akan menyatakan seberapa baik mereka telah dilakukan selama studi mereka-biasanya pada usia 23 tahun atau lebih muda untuk siswa laki-laki dan pada usia 17 untuk siswa perempuan.

Sistem pendidikan di Yunani kuno dan Roma kuno sangat berbeda dari yang digunakan oleh Muslim kontemporer. Praktik pendidikan Yunani dan Romawi didasarkan pada literatur Yunani dan Latin yang telah mereka pelajari. Sekolah juga berfokus pada aritmatika, geometri, musik, retorika, dan filsafat untuk siswa berusia antara 6 hingga 12 tahun. Pada usia ini, siswa umumnya mulai belajar bahasa asing biasanya bahasa Latin atau Yunan bersama dengan studi tata bahasa.

Metode ilmiah yang digunakan oleh akademisi modern juga didirikan oleh Yunani kuno dan Roma. Bahkan, universitas kontemporer menggunakan variasi metode ini saat ini. Kajian pendidikan Islam erat kaitannya dengan sejarah Islam. Kurikulum yang digunakan di sekolah-sekolah Islam pada masa Nabi Muhammad (SAW) sangat mirip dengan yang digunakan di sekolah-sekolah modern.

Siswa menghafal Al-Qur’an dan mempelajari ilmu-ilmu tradisional seperti Hadis, Tafsir, Fiqh, dan Usul al-Din. Namun, ketika Kekaisaran Muslim menurun secara signifikan, begitu pula pendidikan Islam. Di bawah kepemimpinan pendidik Eropa, sekolah mulai mengadopsi metode baru dan mata pelajaran pengajaran yang mencerminkan dunia kontemporer. Dengan demikian, sekolah-sekolah Eropa mempengaruhi praktik pendidikan modern di seluruh dunia.

MESKIPUN PRAKTIK PENDIDIKAN MODERN TELAH MENGGANTIKAN BANYAK DARI APA YANG DULU BERLANGSUNG DI BAWAH PENGAWASAN ISLAM, PENTING UNTUK DICATAT BETAPA MIRIPNYA PRAKTIK INI DENGAN YANG DIGUNAKAN OLEH PARA SARJANA MUSLIM AWAL RATUSAN TAHUN YANG LALU.

Keduanya memberikan kesempatan bagi orang-orang dari semua lapisan masyarakat untuk memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan untuk sukses di dunia sekarang ini melalui pendidikan dan pelatihan sejak usia dini.

x
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.