TENTANG LINGKUNGAN SEKOLAH

Posted on

Lingkungan pendidikan adalah berbagai faktor yang mempengaruhi pendidikan atau berbagai lingkungan di mana proses pendidikan berlanjut. Oleh karena itu lingkungan sekolah adalah unit ruang di lembaga pendidikan formal yang memberikan efek membentuk sikap dan mengembangkan potensi siswa.

Kali ini kabarkan.com akan meberikan pelajaran mengenai Contoh Kerangka Berfikir. Dimana pelajaran ini akan dikupas secara jelas, dengan berdasarkan Pengertian, Tujuan, Aspek, Faktor, Manfaat dan Contoh.

Pengertian

Sekolah adalah kendaraan untuk melakukan kegiatan dan proses pendidikan. Kegiatan pendidikan, pembelajaran dan pelatihan berlangsung di sekolah. Sekolah adalah lembaga formal formal yang secara sistematis melaksanakan program orientasi, pengajaran dan pelatihan untuk membantu siswa mengembangkan potensi mereka baik dari segi moral, spiritual, intelektual, emosional dan sosial.

Lingkungan didefinisikan sebagai kesatuan ruang dari suatu objek, kekuasaan, negara dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kelangsungan hidup, kesejahteraan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Lingkungan sekolah adalah lingkungan yang tidak kalah pentingnya bagi individu. Lingkungan sekolah adalah lingkungan pendidikan kedua yang akan diperoleh setelah lingkungan keluarga. Di lingkungan sekolah, potensi anak akan dikembangkan lebih lanjut dan akan menerima bimbingan dan arahan dari sekolah.

Selain itu mentalitas anak melalui lingkungan sekolah akan meningkat karena fasilitas atau struktur pendukung. Jadi tidak mengherankan bahwa banyak anak yang, setelah memasuki lingkungan sekolah, dengan cepat mengembangkan pengetahuan dan pengetahuan mereka.

Tujuan Lingkungan Sekolah

  • Daftarkan atau investasikan dan laksanakan program sekolah hijau, khususnya:
    1) Untuk mengkondisikan kegiatan ekstrakurikuler berbasis lingkungan, seperti kelompok hijau, pecinta alam dan sejenisnya.
    2) Melakukan diskusi atau studi kasus tentang menjaga lingkungan sekolah dan sejenisnya.
    3) Melakukan kunjungan lapangan atau kunjungan studi dalam rangka menjaga dan meningkatkan kebersihan dan konservasi lingkungan sekolah.
    4) Menetapkan kegiatan apotek hidup di sekolah.
    5) Mengurangi atau menghemat penggunaan lampu pendingin ruang 6) kelas, air dan konsumsi energi lainnya.
    7) Membangun mekanisme pembuangan limbah di sekolah.
    8) Biasakan kegiatan ekonomi atau bahkan daur ulang semua kertas, plastik dan sejenisnya.
    9) Pasokan wadah sesuai dengan jenis keranjang.
  • Mengembangkan dan menyebarluaskan program sekolah hijau.
  • Mensosialisasikan pencegahan demam berdarah dengan 3m dan memperkenalkan program jumantik di sekolah.

x
Advertisements

Leave a Reply

Your email address will not be published.