TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL !

1 min read

Berdasarkan Undang-undang No.20 tahun 2003 pendidikan nasional di Indonesia dibagi dalam tiga jenis yaitu pendidikan formal, Nonformal dan informal. Dengan demikian, secara yuridis, pendidikan formal merupakan salah satu jenis pendidikan yang tersedia di Indonesia. Namun sebetulnya apa yang dimaksud dengan pendidikan formal? Apa perbedaannya dari pendidikan nonformal dan informal? Apakah jenis pendidikan ini memiliki tujuan yang berbeda? Berikut adalah berbagai uraian yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan umum mengenai pendidikan formal

Pendidikan Formal

Berdasarkan UU No.20 tahun 2003, pendidikan formal adalah pendidikan yang diselenggarakan dengan jalur pendidikan yang sistematis, terstruktur, bertingkat dan berjenjang yang terdiri dari pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah, perguruan tinggi, atau lembaga pendidikan lainnya.

Umumnya, lembaga pendidikan formal merupakan lembaga pendidikan yang dianggap paling menunjang dari segala aspek untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi dari peserta didik. Hal tersebut karena boleh dikatakan, pendidikan formal merupakan jenis pendidikan paling mutakhir, efektif, dan efisien dalam membina peserta didiknya dalam tujuan atau kebutuhan akademik pada umumnya.

Dari segi formalitas atau berbagai kebutuhan dokumen yang diterima di seluruh lembaga saja, pendidikan formal sudah menjadi hal yang menjadi nomor satu diperhatikan. Bagaimana tidak, ijazah sekolah dan perguruan tinggi merupakan dokumen universal yang diterima sebagai bukti bahwa seseorang telah menempuh pendidikan tingkat tertentu di seluruh lingkungan kerja, maupun jenjang pendidikan tinggi lainnya, baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Tujuan Pendidikan Formal

Secara umum sebetulnya tujuan pendidikan formal masih memiliki tujuan yang sama seperti yang tertuang pada Undang-undang Sisdiknas NO.20 Tahun 2003, bab II pasal 3, bahwa pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang mana Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis, serta bertanggung jawab. Dalam Undang-undang Sisdiknas itu pula dapat kita temui tujuan pendidikan formal yang lebih mengerucut yakni sebagai berikut

  • Pendidikan yang bertujuan untuk membantu keluarga untuk mendidik dan mengajar, memperbaiki dan memperdalam serta memperluas, tingkah laku anak yang dibawa dari keluarga serta membantu mengembangkan bakat yang ada dalam diri peserta didik.
  • Pendidikan formal bertujuan untuk mengembangkan kepribadian peserta didik secara terarah melalui kurikulum. Hal ini dimaksudkan agar peserta didik mampu bergaul dengan baik kepada guru, karyawan dan teman serta masyarakat sekitar, agar peserta didik mampu belajar taat kepada peraturan dan disiplin, serta untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu terjun di masyarakat dengan norma-norma yang berlaku dan sesuai dengan peraturan yang

Leave a Reply

Your email address will not be published.